Anda Ibu Rumah Tangga? Siap-Siap Terima Blt Rp 200 Ribu Dari Pemerintah| Cek Disini
- Menteri Keuangan Sri Mulyani memutuskan kesibukan Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan digulirkan terhadap ibu rumah tangga lewat kesibukan proteksi wanita terdampak pandemi. Program tersebut masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp200.000 per keluarga.
"Kita siapkan kesibukan PKH untuk para ibu-ibu alasannya merupakan terkena efek pandemi Covid-19 ," ujar Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.
Menurut beliau banyaknya kekerasan rumah tangga wajib diwaspadai. Sebab , pandemi Covid-19 secara tidak pribadi menyerang kesehatan mental. "Ini mesti waspadai , jadi bukan cuma mutu duit yang berdamapak efek Covid-19 saja tetapi dari segi mental dan kesehatan penduduk mesti kita waspadai ," tandas dia.
Guna melindungi wanita , Kementerian Keuangan sudah merencanakan kesibukan pinjaman langusng tunai (BLT) terhadap ibu rumah tangga untuk menekan tingkat kekerasan rumah tangga. Tujuan pemberian pinjaman tersebut mudah-mudahan dapur rumah tangga tetap ngebul.
"Kita siapkan budget , tetapi nanti ibu rumah tangga yang menemukan untuk menanggulangi keperluan dapur. Kaprikornus PKH ini memang ditujukan untuk wanita ," ungkapnya.
Sebagai info , pemerintah merencanakan alokasi budget Rp695 ,2 triliun untuk melaksanakan kesibukan PEN sepanjang tahun ini dalam rangka menyelamatkan measyarakat dari tekanan pandemi Covid-19.
Adapun alokasi budget kesibukan PKH tahun ini sebesar Rp110 ,2 triliun masuk dalam kesibukan pemulihan ekonomi. Sementara BLT akan disalurkan setiap keluarga peserta faedah sebesar Rp200.000 lewat prosedur kartu sembako.
Di samping kesibukan PKH , pemerintah juga melanjutkan kesibukan kartu prakerja yang sudah dilaksanakan sejak tahun kemudian dengan alokasi budget meraih sebesar Rp10 triliun.
Tidak cuma kesibukan proteksi sosial yang lain juga digulirkan menyerupai BLT Dana Desa serta pertolongan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan alokasi budget meraih Rp72 triliun tahun ini.
Tidak berhenti di situ , pemerintah juga tentukan memperpanjang pemberian subsidi listrik. Rencananya pemberian subsidi listrik tahap pertama dibagikan terhadap kelompok konsumen 450 VA dan 900 VA sampai Maret 2021. (Sumber: https://ekbis.sindonews.com/)
